Hari ini diperingati sebagai World Day atau Hari Pangan Sedunia. Tahun ini, penduduk dunia diajak untuk bijak menggunakan air demi keberlangsungan pangan.
Hari Pangan Sedunia dirayakan guna mengangkat pentingnya keamanan pangan. Di berbagai belahan dunia, ada ribuan yang mana yang disebut menderita akibat kelaparan.
Melansir dari Mint, Hari Pangan Sedunia ditetapkan pada 1945 oleh Food and Agriculture Organization (FAO), organisasi PBB yang digunakan digunakan fokus pada pangan juga pertanian.
Kemudian sejak 2014, Hari Pangan Sedunia dijadikan gerakan sekaligus penawaran pemberian pangan serta penghapusan kelaparan.
Tema Hari Pangan Sedunia
Ilustrasi. Tahun ini Hari Pangan Sedunia mengambil tema ‘Water is life, water is food. Leave no one behind.’ (iStock/Ridofranz) |
Tahun ini Hari Pangan Sedunia mengambil tema ‘Water is life, water is food. Leave no one behind’, ‘Air adalah kehidupan, air adalah pangan. Tak ada yang digunakan yang disebut ditinggalkan’.
Dalam keterangan yang yang tertoreh dalam area laman resmi FAO, tambahan dari 50 persen permukaan bumi tertutup air. Air telah lama lama menyokong kehidupan termasuk produksi pangan.
Hanya saja, sumber daya alam satu ini kerap dianggap sepele serta digunakan seolah tak akan pernah habis. Hari Pangan Sedunia pun ingin mengajak setiap individu agar bijak menggunakan air.
Apa yang tersebut dimaksud sanggup dilakukan?
Mulai sekarang, sebaiknya Anda tidaklah lagi melihat air sebagai sesuatu yang dimaksud dimaksud remeh temeh. Apa yang mana mana dikonsumsi serta bagaimana pangan diproduksi semua sanggup mempengaruhi air.
“Kita dapat menghasilkan perbedaan dengan memilih makanan lokal, musiman, juga juga segar, mengurangi limbah makanan – bahkan dengan mengurangi limbah makanan, kemudian juga menemukan cara aman untuk menggunakannya kembali sekaligus mencegah polusi air,” demikian yang tersebut dimaksud tertoreh dalam laman resmi FAO.
Ilustrasi. Tahun ini Hari Pangan Sedunia mengambil tema ‘Water is life, water is food. Leave no one behind.’ (iStock/Ridofranz)