Otot leher tegang adalah kondisi di mana otot bagian leher terasa kaku dan menegang. Akibatnya kamu akan sulit menggerakkan area leher untuk menengok, menunduk, mau mendongak. Selain itu, otot leher yang tegang juga sering kali disertai dengan sakit kepala.
Penyebab Otot Leher Tegang
Ada beberapa penyebab otot leher terasa tegang dan kaku, berikut ini adalah beberapa di antaranya:
1. Postur tubuh yang kurang tepat
Postur tubuh yang kurang tepat, apalagi berlangsung lama, dapat menyebabkan masalah pada otot leher. Misalnya, kebiasaan kamu bekerja dengan mencondongkan kepala ke depan atau menunduk dalam jangka waktu yang cukup lama. Untuk mencegahnya ada baiknya mulai membiasakan diri memerhatikan postur tubuh saat beraktivitas.
2. Membawa beban berat di bahu
Seberapa sering kamu membawa beban yang berat di bahu? Misalnya membawa tas berisi laptop, minum, buku, dan berbagai benda lainnya yang membuat bobotnya berat. Atau, saat bagi kamu yang sering melakukan hiking dan membawa tas berbobot berat untuk kebutuhanmu selama beraktivitas. Beban yang berat pada bahu bisa menyebabkan otot leher menjadi tegang dan kaku. Untuk mencegahnya, disarankan kamu memahami batas kemampuan bobot barang yang bisa kamu bawa dan jangan memaksakan diri.
3. Posisi tidur yang salah
Saat tidur, sering kali kamu tidak menyadari perubahan posisimu. Jika posisinya berubah pada postur yang salah, maka bisa menyebabkan otot leher mengalami masalah. Akibatnya, saat kamu bangun tidur kamu akan merasa sakit pada bagian leher. Untuk mencegahnya, cobalah menggunakan bantal yang dapat membuat tidurmu lebih nyaman dan baik unttuk leher, sehingga meminimalkan kemungkinan kamu berubah posisi ke postur yang salah.
4. Cedera akibat olahraga
Olahraga memang baik untuk kesehatan. Namun, di balik itu ternyata aktivitas ini juga berisiko menimbulkan cedera, termasuk pada otot leher. Misalnya saat melakukan gerakan memutar kepala dengan cara yang kurang tepat atau terlalu kuat, sehingga justru menyebabkan otot leher menegang dan terasa sakit. Untuk mencegahnya, kamu harus lebih berhati-hati lagi saat melakukan olahraga dengan gerakan apa pun.
5. Adanya masalah kesehatan
Beberapa jenis penyakit juga bisa menyebabkan otot leher menjadi tegang. Beberapa di antaranya yaitu radang sendi, meningitis, dan lainnya. Untuk penyebab ini, maka mencegahnya adalah dengan menurunkan risiko kamu terserang penyakit tersebut. Lakukan konsultasi pada dokter jika kamu termasuk yang memiliki faktor risiko tinggi atas berbagai penyakit tersebut.
6. Stres
Stres juga bisa menimbulkan berbagai gejala fisik, salah satunya adalah otot leher yang terasa kaku dan tegang. Cobalah untuk menenangkan diri dan mengelola stres dengan baik. Lakukan konsultasi pada ahlinya jika dibutuhkan.
Otot yang tegang dan kaku dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan sakit saat digerakkan. Ada beberapa cara mengatasi otot tegang, salah satunya yaitu dengan menggunakan TENS dari OMRON yang efektif mengurangi rasa nyeri dengan cara yang aman.